
27/11/2023
Pengawasan Logistik Pemilu 2024: Antisipasi Pergeseran dan Kendala
SUKASARI - Upaya menjaga integritas Pemilu 2024, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Sukasari akan melakukan pengawasan logistik yang sudah mulai didistribusikan dari KPU Pusat.
"Pentingnya pengawasan yang ketat terhadap jenis logistik, untuk mencegah kesalahan pengiriman dan distribusi yang salah, hal tersebut takutnya dapat memengaruhi proses pemilihan," ujar Ketua Panwaslu Sukasari Dee Dee Galih seusai press realeas publikasi dan dokumentasi pengawasan logistik di aula Desa Tanjungsari. Minggu (26/11).
Galih mengaku, bahwa kualitas logistik harus memenuhi standar mutu yang ditetapkan, dengan penekanan khusus pada penerimaan logistik tepat waktu, setidaknya H-1 sebelum hari pemungutan suara di TPS.
"Diperkirakan kebutuhan logistik di Kecamatan Sukasari mencapai 26.245 DPT untuk 104 TPS dari 7 desa. Jenis logistik yang akan disebar mencakup kotak suara, surat suara, tinta, bilik pemungutan suara, segel, alat mencoblos, dan perlengkapan pemungutan suara lainnya seperti daftar pasangan calon dan label identitas kotak suara," tambahnya.
Galih mengatakan siapa pun yang melanggar aturan pemilu, maka akan ditindak secara tegas. Bahkan, ia menyoroti jenis surat suara, yang mencakup lima jenis, yang harus sah dengan tanda tangan Ketua KPPS pada 14 Februari 2024.
"Proses pengawasan Panwaslu Sukasari dimulai dari KPU Sumedang hingga TPS, dengan fokus pada distribusi logistik yang dapat terhambat oleh faktor cuaca, sebaran lokasi yang luas, dan kondisi geografis," ujarnya.
Dalam menghadapi jadwal yang padat, Galih bersama Koman Supriadi dan anggota Panwascam Sukasari lainnya, Tata Tarmana dan Asep Rahmat, menekankan kesiapan dalam menghadapi potensi kerawanan, bencana alam, kendala lokasi logistik, dan kinerja petugas yang mungkin tidak maksimal.
"Kami berkomitmen untuk menjalani masa kegiatan kampanye dengan siap segalanya, menghadapi potensi kerawanan, bencana alam, lokasi logistik, dan keterbatasan petugas," tandasnya. (tha).