Revolution Creative EVENT Organizer

Revolution Creative EVENT Organizer ENTERTAINMENT , MANAGEMANT , PRODUCTION , EVENT ORGANIZER

10/06/2023
10/08/2022
Out door party 😎🤙
16/10/2019

Out door party 😎🤙

03/03/2018

Tahap-tahap rehabilitasi bagi pecandu narkoba :

1. Tahap rehabilitasi medis (detoksifikasi), tahap ini pecandu diperiksa seluruh kesehatannya baik fisik dan mental oleh dokter terlatih. Dokterlah yang memutuskan apakah pecandu perlu diberikan obat tertentu untuk mengurangi gejala putus zat (sakau) yang ia derita. Pemberian obat tergantung dari jenis narkoba dan berat ringanya gejala putus zat. Dalam hal ini dokter butuh kepekaan, pengalaman, dan keahlian guna memdeteksi gejala kecanduan narkoba tersebut.

2. Tahap rehabilitasi nonmedis, tahap ini pecandu ikut dalam program rehabilitasi. Di Indonesia sudah di bangun tempat-tempat rehabilitasi, sebagai contoh di bawah BNN adalah Rehabilitasi BNN Lido (Bogor), ada juga rehabilitasi swasta yaitu Rehabilitasi Rahayu house, Rehabilitasi Yayasan Geratak Kabupaten Sambas, dll.
Di tempat rehabilitasi ini, pecandu menjalani berbagai program diantaranya program therapeutic communities (TC), 12 steps (dua belas langkah, pendekatan keagamaan, dan lain-lain.

3. Tahap bina lanjut (after care), tahap ini pecandu diberikan kegiatan sesuai dengan minat dan bakat untuk mengisi kegiatan sehari-hari, pecandu dapat kembali ke sekolah atau tempat kerja namun tetap berada di bawah pengawasan.

Untuk setiap tahap rehabilitasi diperlukan pengawasan dan evaluasi secara terus menerus terhadap proses pulihan seorang pecandu.

Dalam penanganan pecandu narkoba, di Indonesia terdapat beberapa metode terapi dan rehabilitasi yang digunakan yaitu :

1. Cold turkey; artinya seorang pecandu langsung menghentikan penggunaan narkoba/zat adiktif. Metode ini merupakan metode tertua, dengan mengurung pecandu dalam masa putus obat tanpa memberikan obat-obatan. Setelah gejala putus obat hilang, pecandu dikeluarkan dan diikutsertakan dalam sesi konseling (rehabilitasi nonmedis). Metode ini bnayak digunakan oleh beberapa panti rehabilitasi dengan pendekatan keagamaan dalam fase detoksifikasinya.

2. Metode alternatif

3. Terapi substitusi opioda; hanya digunakan untuk pasien-pasien ketergantungan he**in (opioda). Untuk pengguna opioda hard core addict (pengguna opioda yang telah bertahun-tahun menggunakan opioda suntikan), pecandu biasanya mengalami kekambuhan kronis sehingga perlu berulang kali menjalani terapi ketergantungan. Kebutuhan he**in (narkotika ilegal) diganti (substitusi) dengan narkotika legal. Beberapa obat yang sering digunakan adalah kodein, bufrenorphin, metadone, dan nalrekson. Obat-obatan ini digunakan sebagai obat detoksifikasi, dan diberikan dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan pecandu, kemudian secara bertahap dosisnya diturunkan.

Keempat obat di atas telah banyak beredar di Indonesia dan perlu adanya kontrol penggunaan untuk menghindari adanya penyimpangan/penyalahgunaan obat-obatan ini yang akan berdampak fatal.

4. Therapeutic community (TC); metode ini mulai digunakan pada akhir 1950 di Amerika Serikat. Tujuan utamanya adalah menolong pecandu agar mampu kembali ke tengah masyarakat dan dapat kembali menjalani kehidupan yang produktif. Program TC, merupakan program yang disebut Drug Free Self Help Program. program ini mempunyai sembilan elemen yaitu partisipasi aktif, feedback dari keanggotaan, role modeling, format kolektif untuk perubahan pribadi, sharing norma dan nilai-nilai, struktur & sistem, komunikasi terbuka, hubungan kelompok dan penggunaan terminologi unik. Aktivitas dalam TC akan menolong peserta belajar mengenal dirinya melalui lima area pengembangan kepribadian, yaitu manajemen perilaku, emosi/psikologis, intelektual & spiritual, vocasional dan pendidikan, keterampilan untuk bertahan bersih dari narkoba.

5. Metode 12 steps; di Amerika Serikat, jika seseorang kedapatan mabuk atau menyalahgunakan narkoba, pengadilan akan memberikan hukuman untuk mengikuti program 12 langkah. Pecandu yang mengikuti program ini dimotivasi untuk mengimplementasikan ke 12 langkah ini dalam kehidupan sehari-hari.

Accoustic Night In The Spesial Night
06/09/2017

Accoustic Night In The Spesial Night

05/11/2015

Prepare Event Tahun Baru

09/06/2014
PERSIAPAN PANGGUNG UNTUK DJ-RC (R-YAN) SHOW
01/06/2014

PERSIAPAN PANGGUNG UNTUK DJ-RC (R-YAN) SHOW

01/06/2014

Allhamdulillah, pertemuan Kopdar 1 dapat terlaksana dengan baik dan telah memutuskan susunan kepanitian event akbar bulan Agustus 2014 yang turut akan di meriahkan oleh -RC (R-YAN CREATIVE) dengan thema "KEAJAIBAN MERAH PUTIH". Yang hadir Kopdar 1 kemarin sebanyak 23 orang. Moga pada kopdar 2 akan lebih banyak lagi yang hadir. dibawah ini adalah susunan kepanitian event akbar "Keajaiban Merah Putih""
Ketua : Nicko Layau Full
Wakil : Denny Al-Vhareza
Sekretaris : Santi
Bendahara : Riska
1. Koord. Perlengkapan: Aldy DeVernon
Anggota : Ari
2. Koord. Dokumentasi : Angga Hery
Anggota : Aggies DiCaprio
3. Koord. Pendanaan : Arif Wibowo,
Anggota
4. Koord. Keamanan : Mawan Rockers
Anggota : wahyu
5. Koord. Konsumsi : jamal
Anggota : Sandy Garcia
6. Koord. Publikasi : Juan Arif Tertiadi
Anggota : Budi Malopo
Arif Parker
7. Koord. Acara : Zulfikar Izul,
Anggota Randi Andri
8. Koord Ticketing : Pandu Pranata
Anggota : Yudha Ydh
Mahmudin Hedlund
Irvan
9. Koord Desain : Gunthara Pakawala
Anggota Azhar
10. Koord. Pelaksana : Ryan Bebas Merdeka
anggota:
11. MC : Doddy Junaidi
Fevi Soekardi
diharapkan semua dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan semua pihak untuk mendukung agar event akhbar ini dapat terlaksana dengan meriah dan sukses luar biasa. AAmiin. Pertemuan selanjutnya akan dikhabari lagi.. Salam Ajaib...

Address

Sambas

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Revolution Creative EVENT Organizer posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Revolution Creative EVENT Organizer:

Share

Category