GrassRoots X post

GrassRoots X post From grassroots to future story

Sapu Bersih Zona 7, Binter FA Melaju ke Putaran Nasional MANADO — Binter Football Academy (FA) menutup perjalanan di Pia...
06/10/2026

Sapu Bersih Zona 7, Binter FA Melaju ke Putaran Nasional

MANADO — Binter Football Academy (FA) menutup perjalanan di Piala Soeratin U-15 Zona 7 dengan sempurna. Wakil Maluku Utara itu menundukkan Sulut FC 3-1 pada matchday terakhir di Stadion Klabat Manado, Selasa 6 Oktober 2026, sekaligus memastikan diri sebagai juara zona dengan koleksi sembilan poin.

Meski tiket menuju putaran nasional sudah berada dalam genggaman sebelum laga, Binter FA tetap tampil serius. Tidak banyak perubahan dilakukan dalam susunan pemain, sementara Sulut FC melakukan sejumlah rotasi karena beberapa pilarnya harus absen akibat akumulasi kartu. Situasi tersebut membuat Binter tetap tampil dengan intensitas tinggi sejak menit awal.

Binter FA langsung mengambil kendali permainan melalui tekanan dari lini depan yang ditopang pergerakan lini tengah. Hasilnya datang pada menit ke-13. Putra Gabriel menunjukkan naluri penyerangannya di dalam kotak penalti dan berhasil menuntaskan peluang untuk membawa Binter FA unggul 1-0.

Belum sempat Sulut FC membangun respons, Binter kembali menghukum kelengahan lini belakang lawan. Hanya berselang tiga menit, Syahbanna Alhadi memanfaatkan ruang yang terbuka dan menuntaskan peluang pada menit ke-16. Binter FA menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Sulut FC tidak menyerah. Memasuki penghujung babak pertama, tekanan mulai dibangun untuk memangkas jarak. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-41 ketika striker Bryan Wambrauw memanfaatkan kelincahannya untuk mencetak gol. Sulut FC memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan membuka kembali persaingan.

Memasuki babak kedua, Binter FA mulai mengatur ritme dengan melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran pemain. Sulut FC juga memasukkan tenaga baru demi mengejar gol penyeimbang. Permainan kemudian lebih banyak berkutat di lini tengah, dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih di area sepertiga akhir.

Saat laga memasuki masa tambahan waktu, Binter FA akhirnya memastikan kemenangan. Gelandang Ubai Supriadi menjadi penentu melalui eksekusi bola mati dari jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper Sulut FC. Gol pada menit ke-90+2 itu membuat Binter FA kembali menjauh 3-1 sekaligus mematikan harapan tuan rumah untuk mengejar.

Peluit panjang langsung disambut euforia skuad Binter FA. Kemenangan tersebut memastikan wakil Maluku Utara mengakhiri fase Zona 7 dengan catatan sempurna, mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, sekaligus mengunci status sebagai juara Piala Soeratin U-15 Zona 7 dan tiket menuju putaran nasional. Binter FA kini tinggal menunggu tantangan berikutnya di panggung nasional.

PSKT dan Labuan Beru Imbang, Takhta Juara Soeratin U-17 Zona 7 Belum BertuanMANADO — PSKT Tomohon dan Labuan Beru harus ...
06/10/2026

PSKT dan Labuan Beru Imbang, Takhta Juara Soeratin U-17 Zona 7 Belum Bertuan

MANADO — PSKT Tomohon dan Labuan Beru harus puas berbagi angka pada matchday kedua Piala Soeratin U-17 Zona 7 2026. Bertanding di Stadion Klabat Manado, Senin 5 Oktober 2026, duel dua tim yang sama-sama mengoleksi tiga poin tersebut berakhir imbang 1-1. Dengan hasil ini, tahta juara zona 7 belum bertuan, sehingga masih harus ditentukan pada matchday 3 nanti.

Pertandingan langsung menyajikan duel taktik yang menarik. Kedua tim turun dengan formasi 4-3-3 dan sama-sama membawa modal kemenangan pada matchday pertama. PSKT sedikit lebih diunggulkan setelah pesta empat gol atas Persital, sementara Labuan Beru datang dengan kepercayaan diri usai menundukkan Indonesia Muda Ternate 1-0.

Namun, PSKT justru dikejutkan gol cepat ketika laga baru berjalan dua menit. Rahmat Hidayat berhasil menemukan celah di antara tiga bek PSKT sebelum melepaskan sontekan yang merobek gawang tuan rumah. Labuan Beru langsung memimpin 1-0 dan momentum tersebut membuat mereka semakin percaya diri.

Unggul cepat membuat Labuan Beru mampu menguasai duel di lini tengah. Para gelandang PSKT kesulitan mengembangkan permainan sehingga suplai bola menuju lini depan tidak berjalan optimal. Labuan Beru tampil lebih agresif dalam perebutan bola dan beberapa kali memaksa PSKT bermain dalam tekanan.

PSKT mencoba mengubah jalannya pertandingan selepas water break dengan melakukan pergantian pada lini tengah. Geofano Taroreh dan Trygvee Polii dimasukkan untuk meningkatkan kualitas penguasaan bola. Perubahan tersebut mulai memberikan dampak. PSKT perlahan mampu mengimbangi pertarungan di lini tengah dan mulai mengeksploitasi lebar lapangan untuk membangun serangan.

Upaya PSKT akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu babak pertama. Berawal dari situasi sepak pojok, Ceon berhasil memenangkan duel udara di dalam kotak penalti dan mengarahkan sundulannya ke gawang Labuan Beru. Gol pada menit ke-45+4 tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus menjadi penutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali melakukan rotasi untuk meningkatkan intensitas serangan. PSKT menarik dua penyerang sayap, Keril dan Divo, lalu memasukkan Marvel dan Fazril untuk menopang Fazel sebagai striker murni. Pertandingan pun semakin terbuka karena kedua tim sama-sama berambisi mencetak gol kemenangan.

Labuan Beru mencoba mengandalkan permainan direct untuk melewati lini pertahanan PSKT. Namun, sejumlah peluang mereka berhasil diredam melalui kesigapan penjaga gawang PSKT dan penyelesaian akhir yang belum maksimal. Di sisi lain, PSKT mencoba mengancam lewat umpan silang dan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi rapatnya pertahanan Labuan Beru membuat peluang-peluang tersebut belum berbuah gol.

Hasil imbang ini membuat perebutan tahta Piala Soeratin U-17 Zona 7 kian panas dan memasuki fase penentuan. PSKT Tomohon dan Labuan Beru sama-sama mengoleksi empat poin, sementara Indonesia Muda Ternate mengintai dengan tiga poin dan Persital FC sudah dipastikan tersingkir. PSKT memegang kendali penuh atas nasibnya sendiri kemenangan atas IM Ternate pada laga matchday 3 nanti akan langsung mengunci posisi teratas. Namun, Labuan Beru masih menyimpan ambisi untuk merebut singgasana dengan syarat wajib menang atas Persital sembari berharap PSKT terpeleset. Di sisi lain, IM Ternate datang dengan misi hidup-mati: tiga poin menjadi harga mutlak, sekaligus berharap Labuan Beru gagal meraih kemenangan. Tiga tim, satu tiket ke puncak, dan hanya satu laga tersisa. Matchday ketiga bukan lagi sekadar pertandingan, melainkan pertarungan terakhir untuk menentukan siapa yang berhak menjadi penguasa Zona 7 dan melaju ke putaran berikutnya.

IM Ternate Gebrak Persital 4-1, Perburuan Juara Zona 7 MemanasMANADO — Indonesia Muda (IM) Ternate Football menjaga asa ...
06/10/2026

IM Ternate Gebrak Persital 4-1, Perburuan Juara Zona 7 Memanas

MANADO — Indonesia Muda (IM) Ternate Football menjaga asa dalam perburuan gelar Piala Soeratin U-17 Zona 7. Tampil pada matchday kedua menghadapi Persital FC Gorontalo di Stadion Klabat Manado, Senin (5/10/2026), IM Ternate tampil agresif dan mengamankan kemenangan meyakinkan 4-1.

Kedua tim memasuki pertandingan dengan modal yang sama, yakni kekalahan pada matchday pertama. Situasi tersebut membuat duel berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal. IM Ternate langsung mencoba mengambil inisiatif melalui kecepatan pemain sayap, sementara Persital berupaya meredam tekanan sambil mencari celah lewat serangan balik.

Tekanan IM Ternate akhirnya membuahkan hasil. Sebuah akselerasi Firman Soleman dari sisi kanan diakhiri umpan ke kotak penalti yang menemukan Sultan Ali Gani. Bergerak tanpa kawalan, Gani mampu memperdaya kiper Persital dan membawa IM Ternate unggul 1-0 pada menit 17.

Persital tak tinggal diam dengan langsung melakukan rotasi. Wakil Gorontalo itu merespons dengan meningkatkan intensitas serangan dari sisi kiri. Umpan silang yang dilepaskan ke depan gawang berhasil disambut pemain yang baru saja masuk yakni Moh Polimengo yang berdiri bebas. Dengan sentuhan lob, bola melewati jangkauan kiper IM Ternate dan mengubah skor menjadi 1-1.

Momentum berbalik dan Persital bahkan mendapat peluang emas untuk membalikkan keadaan setelah wasit menunjuk titik putih. Buah dari pelanggaran Zulham Palapa di kotak terlarang. Namun, eksekusi penalti kapten Persital berhasil ditepis Chairil Said. Kesempatan tersebut terbuang dan skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, IM Ternate kembali menaikkan tempo. Tekanan demi tekanan akhirnya menghasilkan gol kedua melalui situasi bola mati. Dari sepak pojok, kapten tim Rahmat Alif yang naik ke depan, berdiri bebas di area penalti dan menyambut bola dengan sundulan yang mengoyak gawang Persital. IM Ternate kembali memimpin 2-1 pada menit 67.

Keunggulan itu membuat IM Ternate semakin percaya diri. Firman Soleman kembali menjadi ancaman melalui akselerasinya dari sisi kiri. Winger tersebut menusuk ke area penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang gagal diantisipasi kiper Persital. IM Ternate menjauh 3-1 pada menit 84.

Persital semakin kesulitan keluar dari tekanan. Blunder di lini pertahanan kembali dimanfaatkan IM Ternate. Gilang Ramadhan berdiri bebas di depan gawang, melewati kiper lewat sebuah gocekan, lalu menuntaskan peluang dengan sentuhan kaki kiri. Gol tersebut memastikan pesta IM Ternate dan mengunci kemenangan 4-1 pada masa injury time.

Tambahan tiga poin membuat IM Ternate menghidupkan kembali peluang dalam persaingan Piala Soeratin U-17 Zona 7. Namun, perjuangan belum selesai. Pada matchday ketiga, IM Ternate wajib meraih kemenangan atas tuan rumah PSKT sekaligus berharap Labuan Beru gagal menang dari Persital. Dengan tiga tim masih memburu posisi teratas, laga terakhir bakal menjadi pertarungan hidup-mati untuk menentukan siapa yang berhak menguasai Zona 7 dan melaju ke putaran berikutnya.

Drama Injury Time! Persipal Tekuk Sulut FC 3-2MANADO — Persipal Palu meraih kemenangan dramatis atas tuan rumah Sulut FC...
05/10/2026

Drama Injury Time! Persipal Tekuk Sulut FC 3-2

MANADO — Persipal Palu meraih kemenangan dramatis atas tuan rumah Sulut FC pada matchday kedua Piala Soeratin U-15 Zona 7 2026. Bermain di Stadion Klabat Manado, Minggu (4/10/2026), Persipal menang tipis 3-2 lewat penalti Putra Setiawan pada masa injury time.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi. Persipal datang dengan misi bangkit setelah menelan kekalahan pada laga pembuka, sementara Sulut FC memburu kemenangan untuk menjaga peluang bersaing menuju putaran nasional. Persipal tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dengan lini tengah yang solid dalam transisi. Raehan menjadi ancaman utama dari sektor sayap melalui akselerasi dan pergerakannya melebar.

Sulut FC merespons dengan perubahan komposisi. Gilchrist Lalimbat dimainkan sejak menit awal untuk menopang lini depan yang diisi Alvaro dan Bryan Wambrauw. Duel berlangsung terbuka dengan kedua tim saling bertukar serangan, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menghasilkan gol. Setelah water break, Persipal semakin agresif mengeksploitasi sisi sayap.

Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-43. Raehan melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum mengirim umpan tarik kepada Moh Zawad. Tembakannya berhasil ditepis kiper Sulut FC, tetapi bola muntah jatuh tepat ke kaki Moh Firdaus yang tanpa kesulitan menyambar bola ke gawang. Persipal unggul 1-0 dan mempertahankan keunggulan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sulut FC melakukan perubahan untuk mengejar ketertinggalan. Alvaro ditarik keluar dan digantikan Justin Loloang, sementara Gilchrist didorong lebih ke depan sehingga Sulut FC bermain dengan tiga penyerang. Namun, perubahan tersebut justru membuat ruang di lini belakang terbuka. Pada menit ke-65, Moh Zawad lolos dari perangkap offside dan menuntaskan peluang untuk menggandakan keunggulan Persipal menjadi 2-0.

Pertandingan kemudian memasuki fase panas. Persipal harus bermain dengan 10 pemain setelah Faiq menerima kartu kuning kedua pada menit ke-67. Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Sulut FC untuk meningkatkan tekanan. Bryan Wambrauw beberapa kali merepotkan lini belakang Persipal hingga akhirnya momentum kebangkitan datang dua menit kemudian.

Pada menit ke-69, kemelut terjadi di depan gawang Persipal setelah situasi sepak pojok. Bola dirahkan ke Bryan Wambrauw yang langsung menusuk ke dalam kotak penalti, umpan silangnya ke area dalam, Gilchrist Lalimbat menjadi pemain yang paling sigap membaca bola dan berhasil menjebol gawang lawan. Sulut FC memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan mulai menemukan energi baru. Hanya lima menit berselang, mereka berhasil menyamakan kedudukan. Kembali dari situasi sepak pojok, memanfaatkan bola rebound, Bryan Wambrauw mendapatkan ruang untuk melakukan penetrasi sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang memperdaya kiper Persipal. Skor berubah menjadi 2-2.

Sulut FC berada di atas angin dan terus menekan untuk membalikkan keadaan. Namun, drama justru terjadi pada masa injury time. Kiper Sulut FC, Granel Beleng, melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti dan menerima kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan. Karena jatah pergantian pemain telah habis, salah satu pemain belakang Sulut FC terpaksa mengambil posisi sebagai penjaga gawang. Putra Setiawan maju sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-90+3. Persipal kembali unggul 3-2 hingga peluit panjang.

Kemenangan Persipal membuat persaingan di papan atas semakin menarik. Persipal kini mengoleksi tiga poin, tetapi masih kalah head-to-head dari Binter FA Ternate setelah sebelumnya takluk 1-2 pada matchday pertama. Di sisi lain, Binter FA yang telah mengantongi enam poin berada dalam posisi semakin aman untuk memburu status juara Zona 7.

Hattrick Putra Gabriel Bawa Binter FA Ternate Tekuk Boliyohuto 3-1MANADO — Binter FA Ternate semakin kokoh di puncak kla...
05/10/2026

Hattrick Putra Gabriel Bawa Binter FA Ternate Tekuk Boliyohuto 3-1

MANADO — Binter FA Ternate semakin kokoh di puncak klasemen Piala Soeratin U-15 Zona 7 2026. Menghadapi Boliyohuto FC pada matchday kedua di Stadion Klabat Manado, Minggu (4/10/2026), Binter FA tampil dominan dan meraih kemenangan meyakinkan 3-1.

Binter FA langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Tekanan tinggi membuat lini belakang Boliyohuto kesulitan membangun serangan dari bawah. Memasuki menit ke-10, kesalahan passing pemain belakang Boliyohuto menjadi awal petaka. Bola justru jatuh ke kaki Syahbana Alhadi yang langsung melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti.

Syahbana kemudian mengirim umpan matang kepada Putra Gabriel yang berdiri bebas di depan gawang. Tanpa kesulitan berarti, Putra menuntaskan peluang tersebut untuk membawa Binter FA unggul 1-0. Gol cepat itu membuat permainan tim asal Ternate semakin percaya diri.

Binter FA semakin leluasa mengontrol pertandingan. Ubaidila Supriadi dan Ghadri Djibran menjadi kreator serangan dari lini kedua, sementara Boliyohuto lebih banyak bertahan untuk meredam tekanan. Sejumlah upaya Boliyohuto membangun serangan belum mampu menembus pertahanan Binter FA hingga skor 1-0 bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran sekaligus mengubah dinamika permainan. Namun, Binter FA tetap menjadi tim yang lebih dominan. Serangan Boliyohuto kerap terhenti ketika memasuki area tiga perempat lapangan karena rapatnya organisasi pertahanan Binter.

Binter kemudian meningkatkan variasi serangan dengan memanfaatkan umpan terobosan untuk membelah lini belakang Boliyohuto. Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-64. Putra kembali menemukan ruang di area berbahaya dan berhasil mencetak gol keduanya untuk membawa Binter FA menjauh 2-0.

Hanya berselang satu menit, Putra kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Boliyohuto. Menerima umpan lambung, penyerang Binter FA tersebut melepaskan tendangan keras kaki kanan yang tak mampu dihentikan kiper. Hattrick Putra Gabriel pada menit ke-65 membuat Binter FA unggul telak 3-0.

Dalam posisi unggul tiga gol, Binter FA mulai menurunkan intensitas dan melakukan rotasi untuk memberikan menit bermain kepada pemain lain. Boliyohuto kemudian memanfaatkan celah tersebut untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-80. Salah koordinasi di lini belakang Binter membuat Suleman Ahmad lolos dari pengawalan dan menaklukkan kiper untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Gol tersebut menjadi momentum terakhir Boliyohuto untuk mengejar ketertinggalan. Binter FA tetap mampu menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang. Kemenangan 3-1 memastikan Binter FA mengoleksi enam poin dari dua pertandingan sekaligus mempertahankan posisi puncak klasemen Piala Soeratin U-15 Zona 7 2026.

PSKT Tomohon Pesta Gol, Persital FC Dibungkam 4-0MANADO — PSKT Tomohon tampil dominan pada laga perdana Piala Soeratin U...
03/10/2026

PSKT Tomohon Pesta Gol, Persital FC Dibungkam 4-0

MANADO — PSKT Tomohon tampil dominan pada laga perdana Piala Soeratin U-17 Zona 7 2026. Menghadapi Persital FC di Stadion Klabat Manado, Sabtu (3/10/2026), PSKT mengamankan kemenangan telak 4-0 sekaligus langsung menempatkan diri di puncak klasemen berkat keunggulan selisih gol.

Tampil di hadapan pendukungnya, PSKT langsung bermain agresif dengan formasi 4-3-3. Tekanan tinggi diterapkan sejak awal untuk memutus aliran bola Persital. Dengan mengandalkan kecepatan lini depan, PSKT terus mencari celah di antara lini belakang lawan dan tak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan.

Gol pembuka lahir pada menit ke-12. Winger PSKT, Keril Landa, berhasil menerobos ke area berbahaya setelah memanfaatkan ruang di pertahanan Persital. Keril kemudian memperdaya penjaga gawang sebelum menyelesaikan peluang ketika gawang sudah kosong. PSKT unggul 1-0 dan langsung mengambil kendali pertandingan.

Tertinggal lebih dulu membuat Persital kesulitan keluar dari tekanan. Pemain-pemain PSKT agresif dalam perebutan bola sehingga Persital kerap kehilangan penguasaan bola sebelum mampu membangun serangan. Selepas water break, situasi semakin sulit bagi Persital setelah penjaga gawang mereka harus ditarik keluar akibat mengalami cedera. PSKT terus mengeksploitasi sektor sayap dan mendapat dukungan pergerakan lini tengah, tetapi keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah perubahan. PSKT memasukkan Trygvee Polii untuk memperkuat lini tengah, sedangkan Persital merespons dengan menurunkan Moh Katili dan Restu Nurkamiden. Namun, perubahan tersebut tidak mengubah pola permainan PSKT yang tetap mengandalkan trio lini depan Keril Landa, Fazriel Palalu, dan Fazel Datunsolang untuk menekan pertahanan Persital.

PSKT akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-50 melalui situasi bola mati. Berawal dari tendangan sudut, Fazel Datunsolang memenangkan duel udara di dalam kotak penalti. Sundulan striker anyar PSKT tersebut meluncur ke gawang dan membuat skor berubah menjadi 2-0.

PSKT belum mengendur. Pada menit ke-62, giliran Fazriel Palalu yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima ruang di lini depan, Fazriel melakukan akselerasi menusuk jantung pertahanan Persital sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dibendung kiper. PSKT menjauh 3-0. Namun, Fazriel harus langsung ditarik keluar setelah mengalami masalah pada kakinya sesaat setelah mencetak gol.

Unggul tiga gol membuat PSKT semakin leluasa mengontrol pertandingan. Trygvee Polii kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-82 lewat tendangan voli jarak jauh yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Persital. Skor berubah menjadi 4-0. PSKT bahkan masih memiliki peluang menambah gol pada menit-menit akhir ketika Marvel Palit berada dalam situasi satu lawan satu dengan kiper, tetapi sayang peluang tersebut gagal dimaksimalkan.

Peluit panjang memastikan kemenangan telak 4-0 untuk PSKT Tomohon. Hasil tersebut menjadi start impresif bagi PSKT di Piala Soeratin U-17 Zona 7 2026. Dengan koleksi tiga poin dan keunggulan selisih gol, PSKT langsung memuncaki klasemen sementara sekaligus mengirim sinyal kuat dalam persaingan menuju fase berikutnya.

Gol Roofi Bawa Labuan Beru Tekuk IM Ternate Football 1-0.MANADO — Labuan Beru U-17 mengawali perjalanan di Piala Soerati...
03/10/2026

Gol Roofi Bawa Labuan Beru Tekuk IM Ternate Football 1-0.

MANADO — Labuan Beru U-17 mengawali perjalanan di Piala Soeratin Zona 7 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Indonesia Muda (IM) Ternate Football. Bertanding di Stadion Klabat Manado, Sabtu (3/10/2026), Labuan Beru mampu mencuri tiga poin melalui gol penyerang mereka Roofi pada menit ke-78.

Kedua tim memulai pertandingan dengan tempo yang relatif hati-hati. Labuan Beru dan IM Ternate masih berusaha membaca pola permainan lawan hingga memasuki water break babak pertama. Setelah itu, IM Ternate mulai mengambil kendali, terutama di lini tengah dengan memenangkan sejumlah duel dan menguasai sirkulasi bola.

IM Ternate mencoba bermain lebih direct dengan mengarahkan bola kepada kapten Rahmat Alif yang diplot sebagai striker. Sementara itu, Labuan Beru memilih bermain lebih sabar dan menunggu celah untuk melancarkan serangan balik. Meski IM Ternate lebih dominan dalam penguasaan permainan, rapatnya pertahanan Labuan Beru membuat peluang bersih sulit tercipta. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, IM Ternate melakukan perubahan untuk meningkatkan daya gedor. Muh Kaidati dan Sultan Abdul Gani dimasukkan untuk menambah agresivitas di lini serang. Rahmat Alif kemudian digeser ke posisi bek kanan untuk membantu menjaga keseimbangan pertahanan. Pergantian tersebut membuat IM Ternate semakin berani menekan dan terus memegang kendali permainan.

IM Ternate mulai memanfaatkan lebar lapangan untuk membongkar pertahanan Labuan Beru. Namun, serangan mereka kerap kehilangan dukungan dari lini kedua. Situasi itu membuat penetrasi dari sisi lapangan belum mampu diikuti dengan jumlah pemain yang cukup di area sepertiga akhir. Labuan Beru pun masih mampu mematahkan sejumlah upaya lawannya sebelum masuk ke fase penyelesaian akhir.

Alih-alih mencetak gol, IM Ternate justru harus dihukum melalui serangan balik cepat pada menit ke-78. Berawal dari bola lambung yang dilepaskan dari area pertahanan Labuan Beru, bola diarahkan ke kotak penalti IM Ternate. Penyerang Labuan Beru bernomor punggung 19 beradu sprint dengan pemain belakang lawan sebelum kiper IM Ternate, Catur Hartanto, keluar dari sarangnya untuk mengamankan bola.

Namun, keputusan tersebut berujung fatal. Antisipasi Catur tidak sempurna setelah bola memantul di permukaan lapangan dan justru lolos dari jangkauannya. Roofi yang berada di posisi tepat dengan cepat memanfaatkan situasi tersebut untuk menceploskan bola ke gawang. Labuan Beru pun berbalik unggul 1-0.

Tertinggal, IM Ternate langsung meningkatkan intensitas serangan. Mereka kembali menekan dari berbagai sisi dan berusaha mengejar gol penyama kedudukan. Namun, persoalan yang sama kembali muncul. Serangan-serangan IM Ternate mampu mencapai area pertahanan Labuan Beru, tetapi selalu kandas sebelum menghasilkan penyelesaian akhir yang efektif.

Hingga wasit meniup peluit panjang, Labuan Beru mampu mempertahankan keunggulan 1-0. Kemenangan ini menjadi start positif bagi Labuan Beru dalam persaingan Piala Soeratin U-17 Zona 7. Tiga poin tersebut menjadi modal penting untuk menjaga asa melangkah lebih jauh dan bersaing memperebutkan posisi teratas di grup.

Drama Menit Akhir! Sulut FC Ditahan Boliyohuto FC 1-1 di Piala Soeratin U-15MANADO — Sulut FC nyaris kehilangan poin pad...
03/10/2026

Drama Menit Akhir! Sulut FC Ditahan Boliyohuto FC 1-1 di Piala Soeratin U-15

MANADO — Sulut FC nyaris kehilangan poin pada laga kedua Piala Soeratin U-15 Zona 7 2026. Tertinggal hingga menit ke-88, tuan rumah akhirnya bangkit untuk memaksakan hasil imbang 1-1 saat menghadapi Boliyohuto FC Gorontalo di Stadion Klabat Manado, Jumat (2/10/2026).

Turun dengan kekuatan penuh, Sulut FC langsung mengambil inisiatif serangan dan mencoba mengejar gol cepat. Namun, Boliyohuto tampil lebih tenang dengan skema 4-3-3. Dominasi penguasaan bola Sulut FC belum efektif karena transisi menuju kotak penalti lawan kerap kandas. Hafidz Basuki dan Bryan Wambrauw yang menjadi motor serangan juga kesulitan menemukan ruang.

Boliyohuto justru mampu bermain sabar dan menunggu momentum. Setelah melakukan rotasi dengan memasukkan Farel Potale menggantikan Geral van Mahmud, wakil Gorontalo tersebut akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-42. Kemelut di depan gawang Sulut FC dimanfaatkan Putra Novrian Madina untuk membawa Boliyohuto unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sulut FC meningkatkan intensitas serangan dengan mengandalkan kecepatan Bryan Wambrauw. Beberapa kali penyerang tersebut mampu merepotkan lini belakang Boliyohuto, tetapi penyelesaian akhir belum membuahkan gol. Boliyohuto pun semakin banyak bertahan ketika tekanan tuan rumah meningkat.

Petaka datang bagi Boliyohuto pada menit ke-83. Muh Fadil Adam menerima kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan. Bermain dengan 10 pemain, Boliyohuto semakin tertekan. Sulut FC langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan mendorong Fidel Lalimbat lebih jauh ke depan untuk menambah daya gedor.

Usaha tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-88. Fidel Lalimbat berhasil lolos dari pengawalan lini belakang Boliyohuto sebelum memperdaya penjaga gawang lawan. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 sekaligus menyelamatkan Sulut FC dari kekalahan di kandang sendiri.

Pelatih Sulut FC, Rommy Kurniawan, bersyukur atas hasil tersebut, meski mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang harus diperbaiki. “Puji Tuhan hasil hari ini cukup memuaskan, walaupun ada sedikit masalah yang terjadi di dalam. Jadi banyak lagi yang harus dikoreksi. Dengan hasil tadi, kami upayakan match kedua lebih baik lagi,” ujar Rommy.

Ia menegaskan target berikutnya adalah kemenangan. “Match kali ini sangat bagus dan kami akan memberi persiapan yang lebih bagus lagi. Karena match hari ini tegang,” katanya.

Rommy juga mengungkapkan timnya telah mempelajari gaya bermain Persipal Palu untuk pertandingan berikutnya. “Match kedua nanti harga mati tiga poin,” tegasnya.

Di kubu lawan, Pelatih Boliyohuto FC U-15, Kamel Dukalang, menyebut satu poin dari kandang tuan rumah sangat berharga.

“Alhamdulillah, kita dapat satu poin yang sangat berharga. Pertandingan hari ini sungguh luar biasa, apalagi kita melawan tuan rumah,” ujar Kamel.

Kamel memastikan kartu merah menjadi bahan evaluasi sebelum laga berikutnya. “Yang jelas kami tetap akan evaluasi. Apalagi di pertandingan pertama ini kami kehilangan satu pemain karena kartu merah. Jadi mau tidak mau akan kami lakukan rotasi," tukasnya.

Hasil imbang membuat persaingan semakin ketat, sementara Binter FA sudah mengoleksi tiga poin di puncak klasemen sementara. Dengan hanya juara grup yang lolos ke putaran nasional, Sulut FC dan Boliyohuto dituntut tampil habis-habisan pada dua laga berikutnya.

Binter FA Menang 2-1 atas Persipal, Start Positif di Zona 7 Piala Soeratin U-15MANADO — Binter Football Academy mengawal...
03/10/2026

Binter FA Menang 2-1 atas Persipal, Start Positif di Zona 7 Piala Soeratin U-15

MANADO — Binter Football Academy mengawali perjalanan di Piala Soeratin U-15 Zona 7 2026 dengan kemenangan. Menghadapi Persipal Palu pada laga pembuka di Stadion Klabat Manado, Jumat (2/10/2026), wakil Maluku Utara tersebut menang tipis 2-1.

Binter langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Tekanan yang dibangun dari lini tengah membuat Persipal kesulitan mengembangkan permainan. Hanya lima menit setelah eksekusi bola mati, Ubaidila Supriadi membuka keunggulan Binter melalui penyelesaian yang membawa timnya unggul 1-0.

Gol cepat membuat Binter semakin nyaman menguasai pertandingan. Kapten Ghadri Djibran menjadi motor permainan di lini tengah dengan mengatur tempo sekaligus menjaga koneksi antara lini tengah dan lini depan. Persipal lebih banyak bertahan sambil menunggu momentum untuk melancarkan serangan balik hingga babak pertama berakhir.

Selepas jeda, Persipal mencoba keluar dari tekanan dan meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini belakang Binter yang dikawal Muhamad Ghilby dan Alfin Suaib mampu menjaga organisasi pertahanan. Di tengah upaya Persipal mengejar gol, Binter justru mendapatkan momentum melalui situasi bola mati.

Pelanggaran di sekitar tiga perempat lapangan menghasilkan tendangan bebas untuk Binter. Ubaidila kembali dipercaya sebagai eksekutor dan melepaskan tembakan jarak jauh. Bola memantul di permukaan lapangan sebelum diantisipasi penjaga gawang Persipal. Meski bola sempat diamankan, hakim garis menilai si kulit bundar telah melewati garis gawang. Wasit David Son Sasube kemudian mengesahkan gol tersebut dan Binter menjauh 2-0.

Persipal tak menyerah. Tertinggal dua gol, mereka meningkatkan agresivitas dengan memaksimalkan pergerakan dari sektor sayap. Tekanan demi tekanan akhirnya menghasilkan penalti pada menit ke-76. Putra Setiawan yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 1-2.

Gol tersebut membuat laga memasuki fase yang lebih terbuka. Persipal semakin berani menekan untuk mencari gol penyama kedudukan, sementara Binter memilih bertahan lebih rapat sembari mengandalkan serangan balik. Situasi tersebut membuat menit-menit akhir berlangsung ketat, tetapi Binter mampu menjaga keunggulannya hingga peluit panjang berbunyi.

Pelatih Binter FA U-15, Iksan Sania, mengakui timnya menghadapi persoalan kebugaran sebelum pertandingan.

“Sejujurnya, H-1 sebelum pertandingan saya cukup khawatir karena ada beberapa pemain yang sedang sakit. Namun, karena tidak ada pilihan lain, saya bersama manajer mengambil keputusan untuk tetap memainkan pemain yang kondisinya belum 100 persen fit,” kata Iksan.

Ia menilai kerja sama dan semangat pemain menjadi kunci kemenangan. “Alhamdulillah, dengan kerja sama tim yang baik dan semangat para pemain, kami bisa memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Di sisi lain, Pelatih Persipal U-15 menilai perjalanan menuju Manado turut memengaruhi kondisi tim. “Perjalanan kami cukup berat. Itu yang menjadi salah satu hal yang kami pikirkan sejak malam sebelum pertandingan,” ujarnya.

Ia melihat performa tim membaik setelah jeda melalui rotasi pemain. “Pemain-pemain di babak kedua lebih hidup dan lebih agresif secara strategi. Kami melakukan beberapa rotasi dan akhirnya bisa mendapatkan hasil maksimal dari kondisi anak-anak yang masih dipengaruhi perjalanan,” katanya.

Persipal juga akan mengevaluasi dua gol dari bola mati yang menjadi pembeda laga. “Memang benar, dua gol yang kami terima berasal dari bola mati. Kami akan melakukan evaluasi, termasuk kesiapan dan kondisi penjaga gawang. Saat pertandingan tadi, beberapa pemain masih terlihat kurang stabil dalam membaca arah bola,” jelasnya.

Ia menutup dengan tekad memperbaiki performa pada laga berikutnya: “Insyaallah, kami akan melakukan evaluasi dan mempersiapkan tim untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, Binter FA berada di puncak kelasmen sementara Piala Soeratin U-15 zona 7 dengan modal 3 poin.

Address

Manado

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GrassRoots X post posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category