09/10/2025
Hardianto Terpilih Sebagai Ketua IPARI Kabupaten Mamuju Masa Bhakti 2025–2029
Mamuju, 09 Oktober 2025 — Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Mamuju sukses melaksanakan Musyawarah Daerah (MUSDA) Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan ini menjadi momentum penting bagi para penyuluh agama untuk memperkuat solidaritas dan arah gerak organisasi ke depan.
Kegiatan MUSDA dihadiri oleh Kepala Kasubag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Ketua DPW IPARI Provinsi Sulawesi Barat, serta seluruh penyuluh agamai dari berbagai kecamatan di Kabupaten Mamuju.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia MUSDA, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini dengan lancar. Beliau menegaskan bahwa musyawarah ini bukan sekadar ajang pemilihan pengurus, melainkan juga wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat pengabdian penyuluh agama.
“Melalui MUSDA ini, kita berharap IPARI Mamuju semakin solid dan mampu menghadirkan inovasi dalam penyuluhan agama yang menyejukkan masyarakat. Semoga hasil musyawarah ini membawa keberkahan bagi organisasi dan bagi umat,” ujarnya.
Dengan mengusung tema “Meneguhkan profesionalisme Penyuluh Agama menuju transformasi layanan keagamaan yang humanis dan inklusif” MUSDA IPARI Mamuju berlangsung dalam suasana demokratis dan penuh kekeluargaan.
Setelah melalui proses sidang pleno dan pemilihan yang berlangsung tertib, forum akhirnya menetapkan Hardianto sebagai Ketua IPARI Kabupaten Mamuju Masa Bhakti 2025–2026. Keputusan tersebut diterima dengan penuh semangat dan dukungan dari seluruh peserta.
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Hardianto menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan dan berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan para penyuluh dengan semangat baru karena hal itu merupakan tanggungjawab dunia akhirat.
“Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan kita semua. IPARI Mamuju harus menjadi rumah besar bagi seluruh penyuluh, tempat kita belajar, berkolaborasi, dan mengabdi dengan hati yang tulus,” ungkap Hardianto penuh haru.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dan semua pihak yang berperan dalam pembinaan kehidupan beragama di Mamuju.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta, menandai babak baru perjalanan IPARI Kabupaten Mamuju yang penuh harapan dan semangat pengabdian.