01/09/2022
7 Kebiasaan Unik Balita dan Apa Artinya
Anak balita masih kesulitan mengkomunikasikan pikiran dan emosi mereka. Maka parents harus belajar menafsirkan beberapa perilaku unik mereka.
1.Mereka Menghindari Kontak Mata
Ketika bayi mengalihkan pandangannya, mereka memberi tahu Anda bahwa mereka kewalahan dan perlu istirahat dari menjadi pusat perhatian. Tapi ketika mereka menginjak usia dua tahun, anak Anda akan mengembangkan kapasitas emosi sadar diri seperti rasa malu atau merasa bersalah.
2. Mereka Ingin Membawa Semua Boneka dan Mainan Mereka Ke Tempat Tidur
Ini adalah usia ketika imajinasi seorang anak lepas landas dan mereka mulai mengalami mimpi buruk dan memenuhi lemari dengan monster. Menyimpan benda-benda yang akrab di dekatnya membuat anak merasa aman saat mereka tertidur atau bangun di tengah malam,” jelas Kerstin Potter, mantan direktur program pendidikan anak usia dini di Harcum College, Bryn Mawr, Pennsylvania.
3. Mereka Bersembunyi di Baju Mereka Saat Bertemu Orang Baru
Karena anak Anda belum dapat mengatasi kegugupan mereka, jadi mereka menegosiasikan situasi dengan cara yang murni dari perilaku sensorik dan fisik.
4. Mereka Bersembunyi Saat Buang Air Besar di Popoknya
Jika anak Anda melakukan perilaku ini, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan : pertama, beri mereka petunjuk tentang keinginan mereka untuk buang air besar dan jika perasaan untuk buang air besar tersebut hendak tiba. Kedua, buat mereka mengamati bahwa orang dewasa melakukan perbuatan itu secara pribadi.
5. Mereka Marah
penting untuk memahami bahwa amarah mereka mungkin hanya reaksi terhadap situasi saat ini dan bukan tanda bahwa kepribadian mereka telah berubah. Biasanya, ketika anak-anak seusia ini bertingkah, mereka berusaha memberi tahu Anda bahwa mereka frustrasi, bosan, lelah, atau perlu perhatian.
6. Tidak Sabaran
Secara natural, bayi dilahirkan dengan tabiat yang tidak sabaran. Mereka ribut dan menunggu untuk diberi makan. Ketidaksanggupan balita Anda untuk memelihara kesabaran merupakan pengingat bahwa, meskipun mereka bertumbuh, mereka masih menjadi seorang bayi.
Korteks prefrontal, wilayah otak bertanggung jawab untuk kontrol diri, mulai berkembang paling drama