Cirebon Wedding

Cirebon Wedding Cirebon Wedding adalah Jasa Wedding Planner dan Organizer di Wilayah Cirebon, Majalengka, Indramayu dan Kuningan

Cirebon Wedding adalah Jasa Wedding Planner Organizer Cirebon Kuningan, Indramayu Majalengka, Persiapan Pernikahan, Kami Profesional Dan Berpengalaman, Jadikan Moment Indahmu Bersama Kami. Untuk menghubungi kami, silahkan Anda mengirimkan pesan ke facebook kami atau Anda dapat bersilaturahmi dengan berkunjung ke kantor kami, yang beralamat di Jl. Kabupaten No. 12 Kota Cirebon atau kontak kami di (0231) 8801458 | 0858 7146 3919.

12/05/2026

Menikah Itu Tentang Menemukan Seseorang yang Tetap Memelukmu Saat Kamu Merasa Tak Layak Dicintai🥹✨

Ada hari-hari di mana kita merasa sangat gagal, berantakan, dan hancur, namun pasangan kita menolak untuk pergi.

✅Cinta sejati bukan diuji saat kalian berdua sedang tertawa di atas pelaminan, tapi saat salah satu dari kalian sedang kehilangan arah dan kepercayaan diri.
✅Rumah tangga adalah tempat di mana kamu boleh menanggalkan semua topeng kesuksesanmu dan menjadi manusia biasa yang punya banyak sekali luka.
✅Pilihlah dia yang bersedia mendengarkan cerita sedihmu berulang kali tanpa merasa bosan, dan tetap menggenggam tanganmu dengan penuh kehangatan.
✅Jangan pernah merasa malu menunjukkan kerapuhanmu di depannya, karena pernikahan adalah penyatuan dua jiwa yang saling melengkapi kekurangan.
✅Hargai setiap pelukan yang ia berikan saat duniamu terasa runtuh; itu adalah tanda bahwa kamu telah menemukan rumah yang sesungguhnya

09/05/2026

Mau tau cara menata diri sebelum nikah?
Gini caranya👇🏻
1. Belajar Membedakan Masalah Pribadi vs Masalah Hubungan

Banyak pasangan berantem bukan karena masalahnya besar, tapi karena mereka salah mengira:
- masalah pribadi (misal kamu lagi capek, insecure, PMS)
sebagai masalah hubungan (misal “dia nggak sayang lagi”).

Kemampuan ini sangat penting supaya konflik tidak melebar.

2. Mengolah Ekspektasi “Setelah Menikah Hidupku Berubah Total”

Banyak orang berharap pernikahan akan otomatis menyembuhkan kesepian, trauma, malas, atau kebiasaan buruk.
Padahal yang dibutuhkan adalah pijakan diri sebelum masuk ke pernikahan, bukan berharap pasangan jadi penyembuh.

3. Melatih Kemampuan Mengambil Keputusan Bersama

Menikah = sering banget bikin keputusan bareng.
Belajar:

- memilih tanpa ngotot
- mengalah tanpa merasa kalah
- mempertimbangkan sudut pandang dua orang
Ini skill yang jarang dilatih sebelum menikah.

4. Merapikan Pola Kasih Sayang yang Kita Pelajari dari Keluarga

Banyak dari kita mencintai dengan pola:

- ayah/ibu dulu
- cara keluarga besar memperlakukan kita
- cara kita melihat konflik diselesaikan di rumah

Sebelum menikah, penting untuk tanya diri:
“Pola ini mau aku bawa atau aku perbaiki?”

5. Belajar Menunjukkan Kerentanan (Vulnerability)

Banyak orang hanya bisa menunjukkan sisi kuatnya.
Padahal dalam pernikahan, kamu perlu bisa bilang:

- “Aku takut gagal.”
- “Aku perlu ditemani.”
- “Aku butuh pelukan.”
Ini butuh latihan dan keberanian.

6. Melatih Kemampuan “Pulang Emosi ke Diri Sendiri”

Kadang kita marah, kesel, atau sedih, lalu menuntut pasangan untuk "mengobati".
Padahal banyak emosi bisa dibereskan sendiri dulu, baru dibicarakan.
Ini menghindari hubungan jadi berat sepihak.

7. Mengelola Kebutuhan Akan Ruang Pribadi

Pernikahan bukan berarti menempel 24 jam.
Belajar:

- kapan butuh sendiri
- gimana mengomunikasikannya
- gimana menghargai ruang pasangan
Jarang banget dibahas, padahal sangat krusial.

08/05/2026

Sering Berantem Menjelang Nikah? Lakuin 5 Hal Ini Biar Hubungan Tetap Aman!😱

✅Selalu berpikir positif terhadap pasangan. Percayalah bahwa pasangan kamu akan selalu menjaga komitmen yang telah kalian bangun bersama.

✅Bekerja sama dengan pasangan. Fokus pada satu tujuan yang sama, mulai dari mempersiapkan finansial, kesiapan mental, hingga detail acara lainnya.

✅Pintar mengatur emosi. Kesampingkan ego dan bicarakan semuanya baik-baik. Selesaikan setiap masalah dengan kepala dingin, jangan mudah menyerah dengan keadaan.

✅Komunikasi yang lebih intens. Dalam sebuah hubungan, komunikasi adalah kunci utamanya. Apa pun situasinya, pastikan kamu tetap menjalin komunikasi yang jujur dengan pasangan.

✅Saling menjaga perasaan. Jika poin-poin di atas sudah diterapkan, itu adalah bentuk nyata kamu menjaga perasaan pasangan. Ujian menuju pernikahan memang berat, semoga kalian bisa melaluinya dengan lancar sampai hari H.

✨Persiapan mental sudah oke, sekarang saatnya tampil memukau di hari bahagia nanti. Serahkan urusan penampilanmu kepada Finny MUA yang siap mewujudkan look impian yang elegan dan tak terlupakan di hari spesialmu✨🫶🏻

06/05/2026

Kamu pernah nanya belum:
“Kalau suatu hari kita lagi capek, lagi jatuh, bahkan lagi nggak saling suka… kita tetap mau bertahan nggak?” 🤔

Karena realitanya, menikah itu bukan cuma soal cinta doang ❤️
Akan ada fase:
capek, beda pendapat, masalah finansial, bahkan ngerasa “asing” sama pasangan sendiri.

Dan di momen itu, yang bikin hubungan tetap jalan itu bukan perasaan…
tapi cara kalian mikir & cara kalian nyelesain masalah bareng.

Makanya sebelum menikah, jangan cuma bahas:
“dekorasi mau tema apa”
atau “venue di mana”

Tapi bahas ini juga:
👉 cara kalian berantem
👉 cara kalian ngatur uang
👉 ekspektasi setelah nikah
👉 dan seberapa dewasa kalian menghadapi masalah

Karena salah pasangan itu bukan cuma sakit…
tapi bisa jadi penyesalan seumur hidup 😌

Kalau kamu lagi di fase serius, coba tanya ini sekarang.
Jangan nunggu nanti.

Di hari yang penuh makna ini, pengantin pria berdiri dengan keyakinan, siap memulai perjalanan hidup bersama wanita yang...
06/05/2026

Di hari yang penuh makna ini, pengantin pria berdiri dengan keyakinan, siap memulai perjalanan hidup bersama wanita yang telah memilihnya sebagai teman seumur hidup, dengan hati yang penuh cinta dan janji yang tak tergoyahkan."

Groom
Photo
MUa
Attire

28/04/2026

Ujian Menjelang Pernikahan, Calon Pasutri Wajib Tau! 🔥

Menjelang hari bahagia, biasanya bukan cuma persiapan dekorasi atau katering saja yang menantang, tapi juga kesiapan mental. Banyak yang bilang ini adalah masa "pingitan" secara emosional karena banyaknya ujian yang datang tiba-tiba. ✨

Berikut adalah beberapa ujian yang sering muncul menjelang pernikahan:

🚩 1. Munculnya "Masa Lalu" atau Orang Baru
Tiba-tiba mantan menghubungi lagi, atau ada orang baru yang terlihat lebih "sempurna". Ingat, ini adalah ujian kesetiaan. Jangan goyah dengan godaan sesaat yang bisa merusak rencana suci kalian.

🚩 2. Perbedaan Pendapat Antar Keluarga
Menyatukan dua kepala saja sulit, apalagi dua keluarga besar. Masalah adat, jumlah undangan, hingga konsep acara sering jadi pemicu drama. Kuncinya: Sabar, komunikasi yang dingin, dan tetap fokus pada tujuan utama.

🚩 3. Masalah Finansial yang Tak Terduga
Biaya-biaya kecil yang tidak terduga seringkali muncul di detik-detik terakhir. Hal ini bisa memicu stres dan pertengkaran. Tetaplah terbuka dengan pasangan mengenai budget dan prioritaskan yang wajib daripada yang gengsi.

🚩 4. Tiba-tiba Ragu dengan Pasangan
Wajar jika muncul pikiran "Apakah dia orang yang tepat?". Ini adalah bentuk kecemasan menghadapi perubahan besar. Ingat kembali alasan awal kenapa kamu memilihnya dan komitmen yang sudah dibangun.

💡 Tips Menghadapinya:

Perbanyak ibadah dan doa bersama pasangan agar hati tetap tenang.

Kurangi debat kusir soal hal-hal sepele. Ingat, pernikahan jauh lebih penting daripada sekadar pesta pernikahan.

Jaga kesehatan fisik dan mental, jangan sampai terlalu lelah karena mengurus teknis acara.

✨ Ujian hadir bukan untuk membatalkan niat baikmu, tapi untuk menguatkan pondasi rumah tangga kalian kedepannya. ✨

27/04/2026

HINDARI UCAPAN INI MENJELANG PERNIKAHAN ⚠️⚠️

Daripada bilang:
❌ "Terserah, aku ikut aja." ❌
Lebih baik bilang:
✅ "Menurutku ini bagus, kalau kamu juga setuju kita lanjut aja. Tapi kalau masih ragu, kita bisa cari opsi lain buat dibandingkan." ✅

Daripada bilang:
❌ "Kata Ibu... / kata Bapak... / kata Om Tante... kita harus begini." ❌
Lebih baik bilang:
✅ "Keluarga kasih masukan nih, mungkin bisa kita pertimbangkan. Tapi kalau kita tetap mau dengan pilihan kita juga nggak masalah." ✅

Menjelang pernikahan, tekanan dan perbedaan pendapat bisa memicu konflik. Cara berkomunikasi yang lebih bijak bisa membantu menghindari pertengkaran yang tidak perlu ya.

27/04/2026
24/04/2026

Menikah setelah hari raya bisa jadi pilihan yang bagus karena keluarga besar biasanya lebih mudah berkumpul. Tapi, ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan dengan baik supaya semuanya berjalan lancar. Berikut checklist-nya:

1. Keuangan & Anggaran
✅ Evaluasi budget – Setelah Lebaran, pengeluaran mungkin cukup besar. Pastikan dana pernikahan tetap aman.
✅ Siapkan DP lebih awal – Banyak vendor akan sibuk, jadi pastikan sudah booking jauh-jauh hari.

2. Vendor & Venue
✅ Booking venue lebih awal – Setelah hari raya, banyak yang menikah, jadi venue bisa cepat penuh.
✅ Pilih vendor yang masih available – Cek MUA, dekorasi, dan catering sejak dini.

3. Persiapan Keluarga & Tamu
✅ Undangan digital/fisik – Kirim sebelum hari raya agar keluarga bisa atur jadwal.
✅ Akomodasi tamu dari luar kota – Banyak yang mudik, jadi pastikan ada tempat menginap jika perlu.
✅ Transportasi – Jika ada tamu jauh, pikirkan opsi antar-jemput.

4. Persiapan Pribadi & Mental
✅ Kesehatan & stamina – Setelah Lebaran, tubuh butuh pemulihan dari makanan berlemak dan begadang.
✅ Cek kesiapan mental & komunikasi dengan pasangan – Pastikan visi dan ekspektasi pernikahan sudah sejalan.

5. Administrasi & Legalitas
✅ Cek jadwal KUA atau gereja – Setelah hari raya, jadwal pernikahan bisa lebih padat.
✅ Siapkan dokumen nikah – Jangan sampai telat urus berkas pernikahan karena libur panjang.

23/04/2026

Mundur aja kalau ternyata calon istri kamu punya pemikiran kayak gini

✅ Anti-belajar & merasa selalu benar Kalau setiap diskusi ujungnya:
- ��Gak mau dikoreksi
- ��Gak mau belajar
- ��Semua orang salah kecuali dia.

Pernikahan itu perjalanan panjang. Kalau gak ada ruang bertumbuh, konflik kecil bisa jadi perang besar.

✅Meremehkan peran suami Misalnya:
- ��Menganggap suami cuma “mesin uang”
- ��Gak menghargai kepemimpinan dalam rumah tangga
- ��Menganggap semua keputusan harus tunduk pada ego
- pribadi

Beda pandangan boleh. Tapi kalau dari awal sudah ada mindset merendahkan, itu bahaya.

✅ Tidak siap bertanggung jawab atas diri sendiri
Contoh:
- ��Semua kesalahan selalu salah orang lain
- ��Tidak bisa mengelola emosi
- ��Tidak mau memperbaiki diri

Pernikahan itu bukan tempat “menyembuhkan orang
yang gak mau sembuh”.

✅Menganggap pernikahan sebagai pelarian Misalnya:
- ��Nikah cuma biar lepas dari rumah
- ��Nikah biar ada yang nanggung hidup
- ��Nikah karena takut umur
Kalau motifnya bukan membangun ibadah & tanggung
jawab, biasanya ekspektasinya gak realistis.

✅Nilai dasar yang bertabrakan keras Terutama soal:
- ��Agama & prinsip hidup
- ��Cara mengasuh anak
- ��Cara mengelola uang
- ��Batas pergaulan

Beda karakter itu wajar.
Tapi kalau beda prinsip dasar, itu bukan “warna”, itu
“arah”.

Tapi ini penting ya:
Mundur bukan berarti dia jelek.
Mundur bukan berarti kamu lebih baik.
Bisa jadi cuma tidak sevisi.
Karena sebelum memutuskan lanjut atau mundur, pastikan dulu:
kamu sendiri sudah siap jadi suami yang matang belum?

Address

Jalan Kabupaten No. 12
Cirebon
45123

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00
Saturday 09:00 - 15:00

Telephone

02318801458

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cirebon Wedding posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Cirebon Wedding:

Share