29/10/2025
HABITAT SEMUT RANGRANG BESERTA MANFAATNYA
Semut rangrang bertahan hidup dengan hidup secara sosial dalam koloni yang besar, membangun sarang dengan menjalin daun menggunakan sutra dari larva, serta bekerja sama untuk mencari makan dan mempertahankan wilayah teritorialnya yang agresif. Mereka juga memiliki sistem pembagian kerja yang jelas antara ratu, pekerja, dan tentara, serta memanfaatkan sumber makanan seperti nektar, madu embun, dan protein dari serangga lain.
STRUKTUR KOLONI DAN PEMBAGIAN KERJA :
Ratu: Bertanggung jawab untuk bertelur dan bisa hidup bertahun-tahun.
Pekerja: Bertugas mencari makan, membangun sarang, dan merawat koloni.
Tentara (prajurit): Bertugas menjaga sarang dan mempertahankan wilayah teritorial dari ancaman.
CARA MEMBANGUN SARANG :
Semut rangrang membangun sarang dengan menjalin daun muda di tajuk pohon menggunakan sutra yang dihasilkan oleh larva.
Semut pekerja merekatkan sisi daun satu sama lain, kemudian larva membantu dengan mengeluarkan sutra untuk menempelkan daun hingga membentuk sarang.
Satu koloni bisa menempati banyak sarang di satu pohon atau bahkan pohon yang berbeda.
POLA MAKAN :
Makanan utama mereka adalah nektar dan embun madu, serta protein dari serangga seperti ulat Hongkong atau ikan tuna.
Mereka juga dapat diberi pakan tambahan seperti air gula untuk budidaya.
PERTAHANAN DIRI DAN WILAYAH :
Semut rangrang sangat teritorial dan agresif dalam mempertahankan wilayahnya.
Mereka sering digunakan sebagai agen pengendali hama alami karena sifat agresifnya untuk memangsa serangga lain.
Untuk mencegah semut keluar dari area budidaya, mereka dapat diberi cairan oli di kaki-kaki rak.
Diki Kurnia Tryas Semut